5 Watak Sejati Manusia - Fakhroyy

Watak sejati merupakan fitrah lahiriyah yang ada pada diri seseorang, yang tak mungkin bisa dihilangkan karena bawaan ketika seseorang tersebut lahir di dunia. Watak sejati ini bisa berubah ketika ada kesalahan pada dirinya sendiri, berikut 5 watak sejati manusia :

  1. Cinta Kasih
    Cinta atau kasih sayang seseorang adalah sifat manusiawi seseorang, jika ada seseorang yang memiliki sifat benci atau saling menyakiti maka ada yang salah pada dirinya. Ada hal yang ia tabrak dari qodrat yang seharusnya manusia memiliki sifat salin mencintai dan saling mengasihi. Seperti halnya kita melihat fenomena cinta kasih maka kita melihat keindahan pada fenomena tersebut, itulah hakikat dirimu.
  2. Kebenaran
    Kebenaran itu suatu hal yang indah, tidak ada satu orang pun yang tidak ingin benar. Bahkan sering ketika seseorang sebenarnya tidak dalam keadaan benar, tetapi ia ingin selalu dianggap benar, seperti itulah watak sejati. Setiap ucapan seseorang selalu mengarah kepada pembelaan atas dirinya, ia ingin selalu dianggap benar tidak ingin ada seorang pun yang menganggapnya tidak benar. Sebuah alasan yang diberikan seseorang atas pertanyaan yang diajukan pun itu merupakan usaha agar ia selalu dalam keadaan benar.
  3. Kesusilaan
    Setiap orang tidak akan merasa nyaman melihat orang yang tidak sopan, tidak bermoral karena itulah watak sejati manusia karena hakikat setiap orang adalah baik.
  4. Bijaksana
    Filsafat sangat mencintai kebijaksanaan, setiap orang ingin mengejar kebijaksanaan. Seperti, seseorang yang mencari keadilan, ingin hidupnya merasa nyaman, dan ingin keputusannya cocok itulah hakikat diri seseorang. Meskipun hal ini adalah relatif, tetapi pada intinya kebijaksanaan mengantarkan kepada kebenaran.
  5. Dapat dipercaya
    Setiap orang merasa senang jika ada orang yang dapat ia percayai, segala hal tentang kepribadiannya bisa jadi diceritakan kepada orang tersebut. Ini merupakan hakikat watak jiwa manusia, rasa nyaman dan damai akan muncul jika setiap manusia saling dapat dipercaya.

Jadi, lihatlah sekelilingmu saat ini apakah cinta kasih, kebenaran, kesusilaan, kebijaksanaan dan dapat dipercaya masih hidup berkembang atau tidak? Jika tidak, banyak orang termasuk diri kita sendiri sedang kehilangan watak sejati.

Meng zi / Mencius


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *