مَا فيِ المُقَامِ لِذِيْ عَقْلٍ وَذِيْ أَدَبٍ

مِنْ رَاحَةٍ فَدَعِ الأَوْطَانَ وَاغْتَرِبِ

سَافِرْ تَجِدْ عِوَضًا عَمَّنْ تُفَارِقُهُ

وَانْصَبْ فَإِنَّ لَذِيْذَ العَيْشِ فيِ النَصَبِ

إِنِّيْ رَأَيْتُ وُقُوْفَ المَاءِ يُفْسِدُهُ

إِنْ سَالَ طَابَ وَإِنْ لَمْ يَجْرِ لَمْ يَطِبِ

Tiada kata diam dan santai bagi orang yang berakal dan beradab.

Maka tinggalkanlah kampung halaman dan merantaulah.

Merantaulah, kau akan mendapat ganti orang yang kau tinggalkan.

Berusahalah karena nikmatnya hidup ada dalam usaha.

Sungguh aku melihat air yang tidak mengalir pasti membusuk.

Dan menjadi buruk jika tidak mengalir.

 

Syair indah ini datang dari Imam Syafi’i. Mungkin tidak asing bagi segelintir orang akan indahnya bunyi sya’ir ini. Kata-kata dari sya’ir yang begitu mendalam ini, mampu membangkitkan jiwa yang sepi. Dari sya’ir ini saya seperti di pecut semangat untuk selalu bersyukur dan pantang menyerah. Inilah kehidupan sesungguhnya, keluar dari zona nyaman merupakan bentuk awal dari mencari jati diri menuju kesuksesan. Dengan kita bergerak dari satu titik ke titik lain, asalkan itu untuk mencari ilmu dan berbuat baik mencari ridho-Nya, InsyaAllah jalan Allah akan terus meluas dan Allah akan senantiasa membimbing hambanya menuju kesuksesan.  Dengan merantau,lantas kita tidak akan mempunyai teman atau orang terdekat??? Jawabannya jelas TIDAK.

Bahkan kau akan mendapatkan banyak teman dekat serta rekan-rekan baru yang akan senantiasa membantumu. Dan mungkin kau akan mendapatkan jodoh di perantauan mu itu. Cieeeee hehe karena kita tidak tau jodoh kita siapa, dimana dan kapan datang, iya gak?

Back to the topic . Berusahalah sekuat tenaga mu, karena manisnya hasil dari usaha kita sendiri akan kita rasakan setelah apa yang kita perjuangkan dari titik nol menuju titik top BERHASIL!. Namun, bersabarlah dalam menghadapi semua masalah yang akan kau hadapi dalam perantauan tersebut. Banyak yang akan kau hadapi baik

senang, sedih, haru, bahagia dan sebagainya.  Jangan lupa untuk selalu libatkan Allah dalam setiap langkah perjalananmu. Agar kamu senantiasa dalam lindungan-Nya. aamiin.

Perbanyaklah bersyukur serta berhusnuzhon kepada Allah, jangan biarkan pikiranmu terganggu karena down dan membawa pengaruh buruk kedepannya. Positive thinking  aja, jangan mengatakan bahwa Allah itu tidak adil, karena apa? Karena Allah selalu mempunyai cara terbaik untuk hamba-hambanya, apa yang menurut kita baik belum tentu baik bagi Allah. Serahkan segala sesuatunya hanya kepada Allah semata.

 

Nadea Siti Sa’adah’s author of article.

Kategori: Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat WhatsApp Me