Negara Republik Indonesia terpilih menjadi tuan rumah ASIAN GAMES 2018 yang kedua kalinya setelah tahun 1962 Indonesia menjadi tuan rumah pada masa pemerintahan Ir. Soekarno. Sebuah kepercayaan oleh negara se-Asia memberikan ASIAN GAMES ke-8 kepada Indonesia sebagai tuan rumah, ini merupakan hasil rapat pada Olympic Council of Asia Meeting di Incheon, Korea Selatan tanggal 19 September 2014 lalu.

Presiden Republik Indonesia saat ini yaitu Ir. H. Joko Widodo atau yang lebih akrab disapa Jokowi sangat antusias dengan kepercayaan yang diberikan kepada negaranya, maka Jokowi menekanan mengenai promosi, publikasi dan marketing dari ASIAN GAMES 2018. Seperti halnya jaket hitam yang bertemakan ASIAN GAMES 2018 dipakai ketika bertemu dengan OSIS SMA se-Indonesia merupakan tanda persiapan negara Indonesia menjadi tuan rumah ASIAN GAMES 2018 yang diselenggarakan di Jakarta dan Palembang pada tanggal 18 Agustus s/d 2 September 2018.

Erick Thohir, Ketua Panitia Pelaksana ASIAN GAMES 2018 menjelaskan bahwa penyelenggaraan ASIAN GAMES 2018 akan memberikan legacy dan membawa dampak positif yang besar bagi Indonesia baik dari sisi dampak ekonomi, dampak sosial dan juga alih pengetahuan dari negara maju di Asia bahkan Dunia. Beliau juga menegaskan bahwa ASIAN GAMES 2018 bukanlah hanya ajang untuk adu prestasi melainkan juga sebagai ajang untuk menciptakan perdamaian di Asia dan khususnya Indonesia.

Berbicara mengenai tuan rumah teringat dengan kisah Nabi Sulaiman AS yang marah kepada burung Hud-hud sebab terlambat hadir ketika Nabi Sulaiman AS mengumpulkan semua jenis binatang, alasan burung Hud-hud terlambat ialah melihat suatu kerajaan atau istana yang dipimpin oleh seorang wanita tetapi ia dan kaumnya menyembah matahari. Lantas Nabi Sulaiman AS mengirim surat kepada wanita tersebut yang dikenal bernama Ratu Bilqis melalui burung Hud-hud.

Surat yang berisi sebuah permohonan kepada Ratu Bilqis agar dapat datang ke kerajaan Nabi Sulaiman AS, disini kerajaan Nabi Sulaiman AS menjadi sebuah tuan rumah bagi Ratu Bilqis. Nabi Sulaiman AS mempersiapkan segala hal agar ketika Ratu Bilqis datang ia kagum dengan kerajaan atau istana yang ia miliki, hingga Nabi Sulaiman AS berkata yang terdapat pada surah an-Naml ayat 38, yaitu :

قَالَ يَا أَيُّهَا الْمَلَأُ أَيُّكُمْ يَأْتِينِي بِعَرْشِهَا قَبْلَ أَنْ يَأْتُونِي مُسْلِمِينَ

 

Berkata Sulaiman: “Hai pembesar-pembesar, siapakah di antara kamu sekalian yang sanggup membawa singgasananya kepadaku sebelum mereka datang kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri”.

Keinginan Nabi Sulaiman AS untuk memindahkan singgarsana Ratu Bilqis disanggupi oleh Jin Iprit, ia sanggup memindahkan singgarsana Ratu Bilqis dengan sekali pejaman mata. Ini adalah sebuah kekuasaan Allah SWT oleh karenanya sepatutnya bersyukur kepada-Nya.

Nabi Sulaiman AS sebagai tuan rumah sangat antusias dengan kehadiran Ratu Bilqis dikerajaan atau istananya, begitupun dengan Indonesia sebagai tuan rumah ASIAN GAMES 2018 Presiden Ir. H. Joko Widodo sangat antusias dalam mempersiapkan kehadiran negara se-Asia yang turut hadir pada ASIAN GAMES ke-8 yang akan datang.

Jika Indonesia yang menjadi tuan rumah, berarti seluruh masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang bertanggung jawab akan jadinya tuan rumah ASIAN GAMES 2018, partisipasi serta dukungan sangat diharapkan bersama. Tidak hanya membebani kepada masyarakat yang bertempat di Jakarta dan Palembang tetapi segala elemen cinta tanah air mendukung tinggi agar terselenggarakannya ASIAN GAMES 2018 sesuai dengan harapan bersama.

Mayoritas masyarakat siap untuk mendukung bersama agar terselenggaranya ASIAN GAMES 2018 ini, sebagaimana melanjutkan kisah Nabi Sulaiman AS dan Ratu Balqis, ketika Ratu Balqis sampai di kerajaan atau istana Nabi Sulaiman ia heran dengan singgarsana yang dimiliki Nabi Sulaiman AS, sebab mirip dengan miliknya yang berada di istananya. Lalu Ratu Bilqis bertanya kepada Nabi Sulaiman yang diabadikan oleh di dalam al-Qur’an Surah An-Naml ayat 42, yaitu :

فَلَمَّا جَاءَتْ قِيلَ أَهَٰكَذَا عَرْشُكِ  قَالَتْ كَأَنَّهُ هُوَ  وَأُوتِينَا الْعِلْمَ مِنْ قَبْلِهَا وَكُنَّا مُسْلِمِينَ

 

Dan ketika Balqis datang, ditanyakanlah kepadanya: “Serupa inikah singgarsanamu?” Dia menjawab: “Seakan-akan singgasana ini singgarsanaku, kami telah diberi pengetahuan sebelumnya dan kami adalah orang-orang yang berserah diri”.

ASIAN GAMES 2018 yang memiliki arti Pesta Olahraga ASIA 2018  adalah acara olahraga multi-event regional Asia yang akan dipertandingkan sebanyak 40 cabang, terdiri dari 32 olahraga olimpiade dan 8 cabang olahraga non olimpiade. Kepercayaan adalah sebuah penghormatan yang sangat besar, oleh karenanya Indonesia sangat diberi kepercayaan oleh Negara ASIA untuk menyelenggarakan ASIAN GAMES 2018 ini.

Masyarakat Indonesia meramaikan daerah tempat tinggalnya dengan cara menghias dinding, memakai atribut perlengkapan ASIAN GAMES 2018, memasang negara ASIA yang ikut serta dalam ASIAN GAMES 2018 ini. Tentu merupakan dukungan bersama agar di era modern saat ini menciptakan kecintaan terhadap tanah air semakin tinggi, nasionalisme dalam jiwa dan raga semakin memberontak terhadap hal yang positif. “Sebaik-baiknya program pemerintah tetapi masyarakat kurang berpatisipasi serta mendukung program tersebut maka cacatlah ia”

Memberikan kesan terbaik itu adalah tujuan yang diinginkan negara Indonesia dalam cara ASIAN GAMES 2018 ini, selama pra-acara dan acara biarlah bersama-sama kita menyukseskan acara ini. Biarkan Pasca-acara media yang menilai hasil usaha yang sudah dilakukan bersama. Menjaga nama baik bangsa dan negara itu adalah sebuah kewajiban, cinta NKRI adalah panutan, tetapi jangan lupa akan berdoa kepada sang kuasa. Asumsi saya bahwa, jika acara ASIAN GAMES 2018 ini sukses maka di akhir (pasca-acara) media  se-Asia ramai membicarakan kesuksesan ASIAN GAMES 2018 yang diselenggarakan di Indonesia. Membicarakan hal menarik yang terjadi di dalamnya sebagai ajang berita di negara mereka dan tentu menjadikan bangsa dan negara Indonesia baik di ASIA bahkan mancanegara.

Semoga segenap panitia dapat mengarahkan ASIAN GAMES 2018 ke arah yang baik, benar dan menjunjung tinggi sportivitas antar sesama, dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia sangat diharapkan sebagai tanda kecintaan tanah air dalam mendedikasikan dirinya kepada Indonesia.

Ayo menjadi tuan rumah yang baik, dengan cara :

  1. Menjunjung tinggi sportivitas
  2. Tertib berkendara
  3. Tertib antre
  4. Ramah kepada tamu dan antar sesama
  5. Membuah sampah pada tempat

Kalau bukan kita, siapa lagi ?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi ?

Kalau bukan di Indonesia, dimana lagi ?

Kalau bukan ASIAN GAMES 2018, apa lagi ?

Mari kita persiapkan dan sukseskan bersama agar terselanggaranya ASIAN GAMES 2018 pada tanggal 18 Agustus s/d 2 September 2018 di Jakarta – Palembang.

Asian Games 2018 Goes To School

Official Theme Song Asian Games 2018

Mau beli tiketnya? Silahkan buka www.asiangames2018.id/tickets

#dukungbersama #asiangames2018

Kategori: Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat WhatsApp Me