Beranjak masa perkuliahan semester yang semakin tinggi ini banyak sekali hal-hal yang ingin diikuti selagi menjadi mahasiswa, salah satunya adalah bedah buku. Apapun bentuk bedah bukunya yang jika memang acara tersebut memberikan dampak positif maka ingin sekali untuk mengikutinya. Salah satunya adalah bedah buku yang diselenggarakan oleh HMJ Ilmu Al-Quran dan Tafsir UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada kegiatan Milangkala Tafsir 2.0.

Bedah buku yang dibahas adalah Terjemahan Puitis Al-Quran – Dangding Pupujian Al-Quran di Jawa Barat karya Dr. Jajang A Rohmana, M.Ag. Beliau adalah dosen di UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang memang terampil berbahasa sunda sehingga disertasinya membahas tentang tafsir Al-Quran berbahasa sunda.

Buku ini menjelaskan tentang terjemahan Al-Quran berbentuk dangding dan pupujian. Dangding adalah puisi sunda bermatra yang disusun dengan kaidah puph dan difungsikan juga sebagai lirik tembang sunda. Sementara pupujian atau nadoman berisi puji-pujian keagamaan yang kerap terdengar disenandungkan di masjid atau pesantren saat menunggu tibanya waktu salat.

Dangding dan pupujian kemudian digunakan untuk menerjemahkan Al-Quran. Keduanya digunakan sebagai pola dalam terjemahan, yang lebih kompleks dibandingkan yang lainnya, karena menggunakan lebih banyak tahap. Tahap yang paling krusial adalah pemilihan diksi yang sesuai dengan kaidah metrum, yaitu jenis puisi, kesesuaian watak, jumlah larik dan suku kata, cokal akhir setiap ujung larik, dan pedotan (jeda).

Buku ini menunjukkan bahwa terjemahan Al-Quran berbentuk dangding dan pupujian, meski terikat dengan aturan kaidah metrum, terjemahannya tidak hanya menekankan pada keindahan diksi, tetapi juga pencapaian makna. Karena, terjemahannya cenderung tafsiriyah dan tidak terlalu taat pada bahasa sumber.

Inilah sebuah karya terjemahan yang menunjukkan kreativitas muslim sunda dalam merespons pengaruh sastra Arab-Islam dan Persia ke dalam sastra sunda. Sebuah kontribusi sastra pesantren terhadap sastra sunda yang diungkapkan melalui negoisasi ekspresi estetik keindahan bahasa Arab-Al-Quran dan sunda.

Alhamdulillah pada bedah buku ini saya dapat berpose ria bersama penulisnya langsung dan mendapatkan tanda tangan di halaman buku pertama. 


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

WhatsApp WhatsApp Me