Etika merupakan kewajiban moral (akhlak) yang patut untuk dilakukan, banyak orang yang menilai diri kita dari etika yang kita lakukan kepadanya ataupun orang lain. Untuk mahasiswa baru atau pun yang sudah lama, ada hal yang perlu diperhatikan dalam menghubungi dosen via chat atau telepon.

Hal tersebut dikarenakan perlunya komunikasi jarak jauh, meskipun lebih baik kita yang menghadirkan diri dihadapakan dosen. Didukungnya teknologi pun menjadikan komunikasi via daring ini menjadi hal yang lumrah dilakukan antara mahasiswa dengan dosen.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam berkomunikasi kepada dosen :

  1. Perhatikan Waktu
    Waktu merupakan yang penting sebelum mahasiswa menghubungi dosen, perhatikan waktu kapan anda akan mengirim chat atau menghubungi via telepon. Lebih baik hubungi dosen di jam kerja atau hari kerja, begitupun jangan hubungi dosen di waktu istirahat seperti malam hari.
  2. Ucap Salam Pembuka
    Jika kamu dan dosenmu beragaman Islam maka awali dengan “Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh” tetapi jika kamu tidak tau agama dosen atau kamu dan dosen ada yang tidak beragama Islam maka cukup awali dengan ucapan salam “Selamat Pagi/Sore/Malam/ Pak/Bu”. Hal ini bertujuan agar dosen menilaimu sebagai pribadi yang mempunyai tata krama.
  3. Perkenalkan Diri dan Identitasmu
    Hal ini karena dosen belum tentu menyimpan nomormu, oleh karenanya memperkenalkan diri dan identitasmu adalah hal penting dalam etika menghubungi dosen. Perkenalkan nama, jurusan, fakultas, kelas dan angkatanmu agar dosen bisa menyesuaikan maksud dan tujuanmu menghubunginya. Ingat, dosen tidak mengajar di kelasmu saja, tapi di kelas bahkan jurusan lain pun. Sehingga dosen mengajar ratusan bahkan ribuan mahasiswa.
  4. Sampaikan Keperluanmu Dengan Singkat
    Jelaskan tujuanmu menghubungi dosen tersebut, jangan terlalu banyak basa basi supaya dosen tidak jenuh membaca pesanmu. Persiapkan terlebih dahulu pertanyaannya, sebelum menghubungi dosen agar tidak dosen pun tidak menunggu lama apa maksud tujuanmu menghubunginya. Contoh pesan sebagai berikut,

    “Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, maaf mengganggu waktunya pak/bu. Saya Fakhri Putra Mahasiswa Ilmu Al-Quran dan Tafsir angkatan 2017, saya ingin meminta tanda tangan Bapak untuk KRS”

  5. Mengikuti Jadwal Dosen
    Jika kamu mengadakan janji bersama dosen, jangan kamu yang menentukan pertemuan tersebut, biar dosen yang menyebutkan waktunya dan kamu yang menyesuaikan waktu tersebut agar bisa bertemu untuk memenuhi kewajiban.

    “Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Maaf mengganggu waktunya pak/bu. Saya Fakhri Putra Mahasiswa Ilmu Al-Quran dan Tafsir angkatan 2017, saya ingin meminta tanda tangan Bapak untuk KRS, kira-kira kapan saya bisa menemui Bapak?”

  6. Jangan Paksa Bales Pesan Cepat
    Hal ini yang sering terjadi bagi mahasiswa yang belum mengetahui etika menghubungi dosen, mungkin ia beranggapan bahwa menghubungi dosen sama halnya dengan menghubungi teman sejawatnya. Oleh karenanya, jangan paksa dosenmu untuk balas cepat, seperti spam “p”. Harus bersabar jika dosen belum sempat membalas pesanmu.
  7. Ucapkan Terima kasih dan Salam Penutup
    Jangan lupa ucapkan “terima kasih” dan salam penutup setelah dosen menjawab pertanyaanmu atau urusanmu dengan dosen sudah selesai. Hal ini bertujuan jika nanti kamu menghubungi dosen tersebut lagi, beliau pun akan menilaimu mempunyai tata krama dan siap untuk melayani kebutuhanmu.

Dalam hal menghubungi dosen via telepon pun sama, jika sudah diangkat teleponnya maka langsung mengikuti arahan 7 poin di atas. Dalam via chat pun pastikan pula foto profilmu sudah menggunakan foto pribadi kamu sendiri, jangan gunakan foto alay apalagi foto yang tidak jelas. Hal ini bertujuan agar dosen bisa mengetahui kamu orangnya yang mana.