Generasi Emas Yang Unggul Merupakan Hak Manusia - Fakhroyy

Perkenalkan nama saya Fakhri Putra Tanoto dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung, saat ini saya sedang fokus pada studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir di Fakultas Ushuluddin. Jurusan yang saya ambil ini sangat tepat dengan kemampuan yang saya miliki, selain itu saya fokus dengan jurusan ini di UIN Sunan Gunung Djati Bandung karena ada sosok yang saya kagumi, yaitu Prof. Dr. Rosihon Anwar, M.Ag. yang saat itu menjadi Dekan Fakultas Ushuluddin dan saat ini beliau menjabat sebagai Wakil Rektor I UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Menjadi generasi emas yang unggul merupakan hak manusia, inilah pernyataan paling mendalam yang saya buat dan menjadi motivasi mengikuti IGGS 2020. Latar belakang hidup saya yang pokus kepada agama ini mengharap ridha Allah untuk diizinkan menjadi generasi emas yang unggul. Hobi saya adalah menulis karena dengan menulis adalah jalan terbaik untuk keabadian dan hasil tulisan adalah hal terbaik untuk diabaikan. Saat ini segala hasil tulisan saya bisa diakses di website pribadi dengan nama situs https://fakhroyy.com segala cuitan tertuang dalam wadah tersebut, selain itu pun saya membagikan aplikasi dan ebook seputar tafsir dan hadis yang dapat diakses banyak orang dan hingga saat ini sudah sekitar kurang lebih 67.000 pengunjung.

Tidak sampai situ, saya pun sudah menerbitkan 3 buku dengan judul yaitu :

  1. Teori Big Bang Dengan Landasan Q.S. Al-Anbiya ayat 30
  2. Semangat Hijrah
  3. Wednesday

Implementasi yang sudah saya jalani saat ini adalah bergabung menjadi bagian pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor. Bogor adalah domisili saya tinggal, dan sudah mengikuti Pendidikan Dasar Ulama yang diselenggarakan oleh MUI Kabupaten Bogor. Saya sudah terjun langsung ke masyarakat di salah satu Kecamatan di Kabupaten Bogor untuk meneliti dan membantu segala aktifitas masyarakat.

Selain itu, karena saya salah satu penerima Beasiswa Unggulan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tentu memiliki tanggung jawab yang lebih terhadap pendidikan di Indonesia. Berdiskusi dengan salah satu pengurus di Kementerian Pendidikan dengan tujuan memajukan pendidikan Indonesia.

Jadi itulah yang sudah saya lakukan hingga saat ini, saya sadar apa yang sudah saya lakukan masih jauh dari fungsi generasi emas, tetapi keinginan yang kuat saya untuk tetap berkontribusi selalu ada. Salah satunya dengan mengikuti seleksi IGGS 2020 ini, saya yakin Sekolah Inovator adalah wadah yang tepat untuk saya bergabung disana, berelasi dengan orang-orang yang memiliki kompetensi tinggi dan dapat memajukan pendidikan di Indonesia. Teringat dengan ucapan Eyang Habibie yaitu “Cinta tidak berupa tatapan satu sama lain, tetapi memandang keluar bersama ke arah yang sama” Cintailah bangsa Indonesia maka apapun akan ditaruhkan demi bangsa tercinta ini.

Pada intinya, generasi emas yang unggul harus memiliki peran yang menularkan silaunya emas dalam kebaikan, tidak hanya berkilau untuk dirinya sendiri.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *