Kata seminar kurang lebih sudah sering didengar oleh telinga kita, dari pelbagai macam seminar mungkin satu sudah pernah diikuti meskipun hanya sekali. Pada era digital saat ini kemudahan dalam melakukan seminar sangat dibantu oleh teknologi yang ada, sehingga muncul istilah baru yang disebut webinar. Sebenarnya keduanya adalah hal yang sama, hanya teknis pelaksanaan yang berbeda.

Seminar adalah suatu pertemuan sekelompok orang yang diselenggarakan untuk membahas suatu masalah dan mencari solusi ilmiah terhadap permasalahan tersebut.

Revolusi industri 4.0 memang memberi dampak untuk hal ini, teknologi sudah menjadi solusi efektif untuk mengatasi berbagai masalah. Tidak menutup kemungkinan dalam menyampaikan informasi pun teknologi membantu sekali, sehingga menjadi lebih mudah dan cepat. Salah satu cara penyampaian informasi yang efektif adalah dengan mengadakan kegiatan webinar. Apa sih webinar itu?

Webinar adalah singkatan dari web seminar, yaitu seminar yang dilakukan melalui situs web atau aplikasi berbasis internet.

Webinar pada saat pandemi covid-19 ini menjadi solusi aktif bagi para penyelenggara yang ingin membahas suatu permasalahan atau penyampaian informasi kepada para peserta yang mendaftar. Biasanya, mereka mengadakan kegiatan seminar yang langsung diadakan tatap muka antara pemateri dan peserta, tapi karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk pergi keluar apalagi bertemu di suatu tempat maka webinar lebih dipakai agar rencana kegiatan yang sudah dikonsep dari jauh-jauh hari tetap berjalan meskipun diadakan secara daring.

Seminar bisa berjalan dengan baik jika 5 komponen ini terpenuhi dalam kegiatan seminar atau webinar, yaitu :

  • Pembawa Acara
    Seseorang yang bertugas membuka seminar, memperkenalkan pemateri, memperkenalkan moderator dan notulen, dan menutup kegiatan seminar.
  • Moderator
    Seseorang yang memperkenalkan pemateri (alternatif dari pembawa acara), mendampingi pemateri dan bertanggungjawab terhadap proses berjalannya seminar.
  • Pemateri
    Seseorang yang menyajikan materi seminar kepada peserta. Biasanya pemateri adalah seseorang yang ahli di bidang tertentu.
  • Peserta Seminar
    Seseorang yang mengikuti seminar mulai dari mendengarkan materi dan memberikan tanggapan terhadap isi materi tersebut.
  • Notulis
    Seseorang yang bertanggungjawab untuk mencatat dan merangkum hal-hal penting dalam pembahasan materi seminar.

Hal yang lebih menguntungkan diadakannya webinar daripada seminar adalah terjangkaunya orang-orang dari berbagai daerah dan bisa mengikuti meskipun dari jarak jauh. Berbeda halnya jika diadakannya seminar, misal penyelenggaraan seminar di Jakarta. Sudah bisa dipastikan orang-orang yang di luar daerah Jakarta sulit dalam akses transportasi belum lagi ditambah dengan biaya lainnya. Orang-orang yang ada di pulau lain pun sama akhirnya tidak bisa mengikuti kegiatan tersebut. Tetapi berbeda jika diadakan dengan webinar, mau darimana pun meski adanya perbedaan waktu antara WIB, WITA dan WIT masih bisa mengikuti dan menyesuaikan keadaannya.

Kegiatan Webinar – Pusat Studi Al-Qur’an

Selain itu, mengikuti webinar kita bisa sambil santai, meski dalam keadaan belum mandi sekalipun. Kita sudah masuk dalam web atau aplikasi tempat diadakannya seminar saja itu sudah dikatakan hadir. Pengalaman saya, jika mengikuti webinar adalah bisa bertemu dengan orang-orang hebat yang cukup sulit bagi saya ditemui secara langsung (bertatap muka). Dengan webinar ini menjadikan pertemuan dengan orang hebat meski dengan metode daring. Seperti Prof. Dr. Quraish Shihab, MA, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, Dr. Muchlis M. Hanafi, M.A, dll. 

Beberapa hari yang lalu saya mengikuti webinar Halaqah Tafsir yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Al-Qur’an, jika ingin melihatnya bisa klik di sini.

Dalam teknis webinar memang sangat mengandalkan koneksi jaringan internet, karena sumber utamanya ada pada kekuatan jaringan tersebut. Jika koneksi jaringan internetnya lambat maka nanti berdampak kepada kefokusan dalam webinar, entah ketika pemateri sedang menyampaikan materinya atau sulitnya peserta jika ingin bertanya kepada pemateri. Pada intinya, adanya gangguan dalam pelaksanaan webinar. Oleh karena itu, koneksi jaringan internet harus sangat diperhatikan jika ingin mengikuti webinar ya!

Kegiatan Seminar – Masyarakat Ekonomi Syariah

Oh iya, sedangkan seminar yang memang lengkap dan berkualitas, sebelum kegiatan peserta mendapatkan bahan materi berupa buku atau selembaran kertas dan pulpen, gunanya untuk bisa mencatat poin penting dan lebih memahami materi seminar. Ketika seminar berlangsung biasanya mendapatkan cemilan makanan dan give away dari menjawab pertanyaan atau lainnya, dan diakhir mendapatkan merchandise dan sertifikat peserta kegiatan.

Tetapi dalam webinar hal fisik seperti itu tidak bisa didapatkan. Bahan materi biasanya didapat berubah soft file, sertifikat berubah menjadi e-sertifikat, dan cemilan makanan pun tak bisa didapatkan. Mengenai give away kemungkinan masih bisa jika hadiah berupa pulsa atau transfer uang, sehingga kesan webinar memang hanya benar-benar untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan informasi.

Terlepas dari itu semua, apa pun bentuk seminarnya lebih baik kita ikuti. Antara webinar dan seminar memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, karena saya suka mengikuti seminar, jadi mau diadakan tatap muka ataupun melalui media daring insyaAllah menyempatkan untuk ikut hadir di dalamnya.

Dalam keikutsertaan kegiatan bukan tentang adanya kesempatan dan waktu kosong, tetapi tentang menyempatkan untuk hadir.

Hal penting lainnya dari kegiatan seperti ini adalah memperbanyak dan memperluas relasi yang baik, karena dengan relasi yang baik menjadikan hidup kita bisa terbantu olehnya. Oleh karena itu, mari kita bangun bersama kualitas dan kuantitas relasi yang baik.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *