Membedah surah Yasin atau yang memiliki nama lain yaitu Jantung Al-Qur’an bermula pada hadis Rasulullah Saw dan akhirnya tulisan ini saya publikasikan setelah mengikuti kajian Halaqah Tafsir tentang Ayat-Ayat Tahlil dengan narasumberya yaitu Dr. Muchlis M. Hanafi, M.A. Beliau adalah direktur dan dewan pakar Pusat Studi Al-Quran.

إِنَّ لِكُلِّ شَىْءٍ قَلْبًا وَقَلْبُ الْقُرْآنِ يس َمَنْ قَرَأَ يس كَتَبَ اللَّهُ لَهُ بِقِرَاءَتِهَا قِرَاءَةَ الْقُرْآنِ عَشْرَ مَرَّاتٍ

“Segala sesuatu memiliki jantung. Jantungnya Al-Qur’an adalah surah Yasin. Siapa yang membaca surah Yasin, maka Allah akan mencatat baginya seperti membaca Al-Qur’an sepuluh kali.” (HR. Tirmidzi, no. 2887)

Hadis ini cukup populer kita dengar meskipun hadis ini ternyata bernilai dhaif, yang dhaifnya ini disampaikan oleh Imam Tirmidzi. Beliau berkata “Hadits ini gharib, kami tidak mengenalnya kecuali dari hadits Humaid bin ‘Abdirrahman dan di Bashrah tidak mereka ketahui kecuali dari hadits Qatadah dari jalur ini. Harun Abu Muhammad adalah syaikh majhul (tidak dikenal).”

Diberi nama Yasin diambil dari ayat pertamanya yaitu “يس” surah yasin ini turun pada periode makkah sehingga masuk ke dalam kelompok surah makiyyah. Surah Yasin ini memiliki 3 tema central yang sama seperti surah makiyyah pada umumnya, yaitu :

  1. Menekankan tentang ketauhidan
  2. Menegaskan tentang kerasulan Nabi Muhammad Saw dengan mukjizat Al-Qur’annya
  3. Membahas tentang kebangkitan setelah kematian

Hal yang menarik ketika Dr. Muchlis M. Hanafi, M.A menyampaikan materi adalah bahwa Yasin adalah nama lain dari Nabi Muhammad Saw. Ini bisa kita ketahui dari Shalawat Badar yang liriknya berbunyi,

Shalatullah Salamullah Alla Toha Rasullilah, Shalattullah SallamullahAlla Yasin Habibillah

Yasin dan Toha disampaikan oleh narasumber sebagai nama lain dari Nabi Muhammad Saw.

Sedangkan isi kandungan surah Yasin terbagi menjadi 3 yang telah disepakati oleh ulama, dibagi menjadi berikut :

  • Ayat 1 s.d 12 membahas tentang sumpah Allah Swt dengan Al-Quran beserta kisah Nabi Muhammad Saw
  • Ayat 13 s.d 31 membahas tentang kerasululan dan dakwahnya serta sikap orang-orang yang didakwahkannya
  • Ayat 32 s.d 44 membahas tentang kehidupan
  • Ayat 37 s.d 40 membahas tentang astronomi
  • Ayat 45 s.d 48 membahas tentang sikap orang-orang kafir ketika diseru oleh Rasul
  • Ayat 49 s.d 54 membahas balasan terhadap orang kafir tersebut
  • Ayat 55 s.d 58 membahas tentang surga
  • Ayat 59 s.d 67 membahas tentang kehidupan orang kafir

Surah Yasin termasuk dalam salah satu dari 29 surah yang diawali dengan huruf pada ayat pertama. Beberapa ulama ada yang berpendapat mengenai hal tersebut adalah kekuasaan dan hanya Allah Swt saja yang mengetahuinya. Ulama yang lainnya berpendapat ada kesitimewaan pada surah tersebut dan terkadang suka dikaitkan dengan hal lain.

Keutamaan Surah Yasin :
مَنْ قَرَأَ سُوْرَةَ ( يس ) فِي لَيْلَةٍ أَصْبَحَ مَغْفُوْرًا لَهُ

“Barangsiapa yang waktu malamnya membaca surah Yasin, maka dia akan diampuni pada pagi harinya.”

مَنْ دَاوَمَ عَلَى قِرَاءَتِهَا كُلَّ لَيْلَةٍ ثُمَّ مَاتَ مَاتَ شَهِيْدًا

“Barangsiapa selalu membaca (Yasin) pada setiap malam, kemudian dia mati, maka dia mati dalam keadaan syahid.

مَنْ دَخَلَ المَقَابِرَ فَقَرَأَ سُوْرَةَ ( يس ) ، خُفِّفَ عَنْهُمْ يَوْمَئِذٍ ، وَكَانَ لَهُ بِعَدَدِ مَنْ فِيْهَا حَسَنَات

“Barangsiapa yang masuk kuburan dan membaca surah Yasin, maka pada hari itu akan diringankan (siksa) mereka (para penghuni kubur) dan dia akan mendapatkan pahala sebanyak yang ada di dalamnya.”

Masih banyak lagi keutamaan dari surah Yasin ini, meskipun tidak sedikit sumber yang mangatakan bahwa keterangan tentang surah yasin adalah dhoif. Tetapi, para ulama sepakat bahwa untuk hadis dhoif masih bisa digunakan untuk fadhoil al-amal.


Kegiatan Halaqah Tafsir

Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk diikuti, meski pandemi masih bersemi di bumi pertiwi tapi semangat untuk berdiskusi harus tetap berapi. Bisa masuk ke dalam forumnya saja sudah memberikan dampak positif, semoga kegiatan seperti ini akan tetap ada meskipun pandemi covid-19 sudah berlalu. Karena banyak orang yang ingin bertemu orang-orang hebat tapi karena keterbatasan jarak, jadi kajian seperti Halaqah Tafsir melalui media dari ini dapat menjamah masyarakat Indonesia dimana pun berada.

Kesimpulan dari Halaqah Tafsir tentang Membedah Jantung Al-Quran (Surah Yasin) adalah ayat Al-Quran selalu selaras dengan perkembangan zaman dan sejalan dengan fenomena alam semesta. Tidak ada pertentangan antara Al-Quran dengan ilmu pengetahuan sebab objek ilmu pengetahuan adalah alam semesta dan objek dari wahyu adalah ayat Al-Quran. Keduanya ini merupakan ayat-ayat Allah Swt, ayat Al-Quran merupakan ayat qauliah (ayat yang terdapat di dalam Al-Qur’an) sedangkan alam semester merupakan ayat kauniah (ayat dalam bentuk ciptaan Allah Swt).

Wallahu a’lam

 


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *