Salam kepada sahabat traveler!

Berbicara wisata Indonesia memang tidak akan ada habisnya, karena Indonesia sangat banyak memiliki destinasi wisata yang beragam. Keindahan alam yang dapat dijumpai di seluruh pelosok Indonesia bukan hanya menarik perhatian traveler asal Indonesia saja melainkan traveler atau wisatawan luar negeri yang sengaja berkunjung ke wisata Indonesia.

Seorang muslim selayaknya mengunjungi wisata yang menyimpan rahasia keislaman didalamnya, menurut saya tidak ada yang bisa mengalahkan keindahan dari dua kota yang sangat familiar di telinga kita, dua kota itu adalah Makkah dan Madinah. Kota Makkah merupakan kota paling suci bagi umat Islam, tempat berdirinya Kakbah dan Masjidil Haram (Kamus Besar Bahasa Indonesia), begitu pula dengan kota Madinah merupakan kota cusi kedua setelah kota Makkah (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Bagi kalian islam traveler yang sering mengunjungi destinasi wisata islam rasanya kurang lengkap jika belum berkunjung ke kota Makkah dan kota Madinah.

Mengapa saya menggunakan sebutan traveler? padahal ada sebutan lain yang bisa dipakai yaitu Adventurer, Relaxer, dan Discoverer. Apakah kalian tau apa perbedaan dari semua itu? Jika belum, yuk lanjut baca sampai bawah!

Adventurer, ia merupakan seseorang yang senang berjalan-jalan tetapi bedanya apa yang ia inginkan untuk mencari sebuah tantangan. Bagi mereka travelling bukan hanya sebatas jalan-jalan saja, tetapi juga mencari tantangan baru. Tipe adventurer biasanya menikmati travellingnya dengan naik gunung, menyusuri sungai atau rawa, hingga terjun payung. Jadi Adventurer bagi saya tidak sesuai dengan topik pembahasan keislaman dua kota suci islam yaitu Makkah dan Madinah.

Relaxer, ia merupakan seseorang yang senang atau mencari waktu untuk bersantai ria. Bagi Relaxer travelling harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin, bukan waktu untuk menguras tenaga atau keringat, tujuan destinasi wisata yang sering dikunjungi relaxer adalah pantai. Pantai sangat layak dijadikan tempat untuk bersantai ria sambil melihat pemandangan laut dengan ombak yang selalu memanggil untuk segera disentuh dengan jemari tangan.

Discoverer, ia merupakan seseorang yang selalu mencari destinasi wisata yang sangat jarang untuk dikunjungi oleh wisatawan yang lain, karena bagi mereka travelling bukan hanya untuk bersenang-senang dan swap foto tetapi tentang siapa cepat dia yang menemukan sebelum destinasi wisata tersebut familiar di telinga orang banyak. Tentu jika sudah familiar wisatawan yang lain pun ingin mengunjungi destinasi wisata tersebut. Mungkin terobsesi dengan kalimat bahasa Arab yang artinya “Yang lebih utama adalah yang mengawali walaupun setelahnya lebih baik sekalipun”

Pada bulan Desember 2015 lalu, saya mengunjungi dua kota umat suci tersebut untuk melakukan ibarah Umrah, teknologi saat itu tentu berbeda dengan teknologi di tahun 2018 saat ini. Saat itu saja untuk berfoto guna mendokumentasikan kegiatan selama disana hanya mengandalkan guide dari travel yang dipakai, karena saat itu memang tidak memiliki smartphone, berikut beberapa dokumentasi yang dimiliki.

Dokumentasi foto di depan pintu Masjid Nabawi


Dokumentasi foto di Jabal Rahmah

Terdapat kisah haru yang menjadikan saya bisa dipanggil oleh Sang Maha Kuasa untuk berkunjung ke dua kota suci umat Islam, kisah itu dimulai ketika kakak saya sakit pada bulan 28 Desember 2014.  Hari itu kakak saya seperti biasanya menjalani aktifitas tetapi di malam hari ia merasa pusing hingga sakit kepala sehingga malam itu pun dibawa ke rumah sakit, ternyata sesampai di rumah sakit kakak saya masuk ke ruang Unit Gawat Darurat (UGD). Keesokan harinya diagnosa dokter menyatakan bahwa kakak saya mengalami penyakit yang jarang sekali didapat oleh kalangan muda, karena saat itu kakak saya berusia 22 tahun.

Oktora Pratama  – Kakak Kandung

Kakak saya adalah seorang mahasiswa di Universitas Indraprasta Jakarta Semester akhir dan ia bekerja di salah satu kantor di Jakarta sebagai arsitektur dan designer karena jurusan perkuliahan yang diambil adalah arsitek. Melanjutkan diagnosa dokter di hari berikutnya ternyata kakak saya sakit kepala karena pembuluh darah di kepalanya pecah sehingga darah nya mengenai bagian yang lain, ditelurusi akibat pecahnya karena kaka saya yang seorang designer setiap harinya bahkan setiap waktunya melihat layar monitor sehingga radiasi cahayanya masuk ke mata dan menyerang pembuluh darah, hari ini itu pun kakak saya melaksanakan operasi untuk mengeluarkan darah yang ada di kepalanya, innalilahi.

Keadaan kepala setelah di operasi


Darah dari pembuluh darah yang pecah di kepala

Seketika kesedihan pun menimpa keluarga besar saya, karena memang kakak saya yang bernama Oktora Pratama adalah seorang yang sangat baik bukan hanya di kalangan keluarga tetapi di kalangan pergaulannya pun begitu, terbukti dari teman-temannya yang silih berganti datang ke rumah sakit untuk menjenguk kakak saya. Pada tanggal 31 Desember 2014 dokter berkata kepada keluarga saya,

Oktora Pratama saat ini belum sadar dari mulai masuk ke rumah sakit, pasca operasi kemarin belum ada hasilnya. Saat ini ia bernafas karena bantuan alat medis jika alat medisnya dilepas sesungguhnya ia sudah tiada.


Setelah menjalani operasi

Tangisan yang tiada henti turun dari air mata keluarga dan kerabat kakak saya, hingga akhirnya kami sekeluarga memutuskan untuk melepaskan alat medis yang dihubungan ke kakak saya pada 1 Januari 2015, seketika saat itu kaka saya menghembuskan nafas terakhirnya. Semoga kejadian ini bisa diambil hikmahnya oleh para pembaca untuk lebih berhati-hati jika setiap harinya disibukkan dengan layar monitor laptop atau semacamnya, dan beristirahatlah karena badan kita membutuhkan waktu istirahat yang cukup.

Dua bulan berlalu pasca meninggalnya kaka saya, keluarga saya memutuskan untuk memberangkatkan saya ibadah Umroh ke tanah suci menggunakan uang tabungan dan uang gaji kaka saya yang tersimpan di dompet dan ATMnya. Senang bercampur sedih saat itu saya rasakan karena bisa memenuhi panggilan Allah SWT tetapi keberangkatannya sebab kaka saya meninggal. Saya pun melaksanakan amanah keluarga pada tanggal 8 Desember 2015 alhamdulillah bisa berangkat ke dua kota tanah suci dan saya mengumrahkan kakak saya ketika disana.


Kuburan Almarhum Oktora Pratama saat ini

Oleh karenanya keinginan untuk berkunjung kesana memang selalu diimpikan kembali, karena tidak cukup jika hanya sekali atau dua kali saja mengunjungi dua kota suci tersebut. Doakan saya semoga bisa berkunjung ke Makkah dan Madinah dengan mengenggam sesuatu, waahh apa itu? Lanjut bacanya yuk biar tau apa sih yang ingin saya genggam!

Apakah kalian pernah mendengar perusahaan Huawei Technologies Co. Ltd.? Mengutip dari https://id.wikipedia.org/wiki/Huawei bahwa Huawei Technologies Co. Ltd. merupakan perusahaan swasta berteknologi tinggi yang didirikan pada tahun 1998 oleh Ren Zhengfeimengkhususkan pada penelitian dan pengembangan (litbang), produksi dan pemasaran perangkat-perangkat telekomunikasi dan menyediakan solusi bagi operator penyelenggara telekomunikasi.

Tahun 2018 Huawei mengeluarkan smartphone terbarunya yang bernama Huawei Nova 3i, spesifikasi yang sangat bagus ini  harus saya miliki sebelum mengunjungi dua kota suci islam karena empat keunggulannya yaitu,

  1. Quad Ai Camera.
  2. Memiliki 128GB Storage.
  3. Premium Design.
  4. Powerful Performance.

Pada body smartphone ini memiliki warna hitam dan gradasi iris purple warna gradasi iris purple tersebut merupakan perpaduan antara biru dan ungu, sehingga jika terkena cahaya bagian belakangnya akan lebih terlihat futuristik dan keren. Perlu diketahui bahwa ketika kedua lensa dari kamera ini bekerja, maka jepretan yang dihasilkan bisa menampilkan detail gambar yang jelas dan bisa juga menghasilakan efek bokeh. Teknologi AI yang disematkan pada kameranya ini merupakan yang terbaik di industri. Teknologi ini bertindak sebagai photography mastermind yang sudah bisa membedakan lebih dari 500 skenario dan bisa mengoptimalisasi setiap gambar yang di ambil.

HUAWEI nova 3i menyediakan dua model warna untuk pilihan Anda: Black dan Iris Purple. Dengan corak warna yang indah di kaca belakang dan bingkai metal yang terletak di tengah, Anda akan menikmati pengalaman visual dan penggunaan yang luar biasa. Layar 6,3 inch FHD+ (2340 x 1080) memberikan pandangan yang luas untuk Anda namun tetap pas di saku Anda.

Huawei Nova 3i merupakan smartphone termurah di kelasnya dengan storage 128GB serta kapasitas RAM yang sangat cukup yaitu 4GB tentu kamu dapat menginstall segala aplikasi dan tidak perlu khawatir memori kamu penuh dengan dokumentasi foto atau video. Yuk segera miliki Huawei Nova 3i!

Huawei nova 3i adalah ponsel dengan harga terjangkau namun memiliki disain premium. Terlihat trendi dan memukau dengan body yang menampilkan gradasi Iris Purple, yaitu perpaduan warna biru dan ungu di bapik lapisan kaca, berpadu secara harmonis dan terlihat kontras seperti neon dan tampak futuristik. Pada sisi layar, Huawei Nova 3i menawarkan FullView display yang lebar, dengan rasio screen-to-body yang amat tinggi dan tampilan depan yang sangat estetis. Huawei Nova 3i menggunakan layar FHD+ generasi terbaru, berukuran 6,3 inci (2340×1080) dan rasio 19.5:9. Dengan spek seperti ini, layar Huawei nova 3i dapat menampilkan gambar yang lebih besar dan lebih tajam, meski terlihat lebih ramping ketimbang pendahulunya. Pembaruan lainnya adalah reproduksi warna: generasi terbaru ini mencakup 85 persen gamut warna, lebih tinggi 10 persen ketimbang generasi sebelumnya, sehingga hasilnya adalah pengalaman melihat layar tanpa tandingan.

 

 

Seperti itulah sesuatu yang ingin saya genggam jika mendapat kesempatan berkunjung kembali ke kota Makkah dan Madinah, semoga saya dimampuhkan oleh sang Maha Kuasa.

Allah bukan memanggil yang mampu, tetapi Allah memampukan yang terpanggil.

Dokumentasi bagi saya sangat penting karena waktu tidak terulang kembali maka dari itu segala kegiatan yang dilakukan harus didokumentasikan. Penyimpanan memori yang sangat banyak dan kualitas smartphone yang canggih saya yakin Huawei Nova 3i dapat menjawab tantangan teknologi masa kini.

Huawei Nova 3i sudah tersedia di Indonesia dengan harga Rp 4.199.000.- menabung untuk membeli smartphone canggih ini serta berdoa semoga Allah dapat memampukan saya agar bisa kembali memenuhi panggilannya di tahun 2018 ini.

Info detail mengenai Huawei Nova 3i bisa diakses link di bawah ini :

  1.  Sumber pertama klik disini
  2. Sumber kedua klik disini

 

View this post on Instagram

GIVEAWAY ALERT! . Setelah ratusan purnama, akhirnya nurulnoe.com kembali bikin giveaway dengan tema yang menye-menye gitu lah. 🤭 Tema besarnya tentang "Kenangan & Harapan" . Setiap orang pasti punya kenangan ya kan. Dan pastinya juga kenangan itu punya latar berupa tempat yang kadang bikin pingin dikunjungi lagi. Share dong cerita dan foto tempat kenanganmu itu di blog. Trus ceritain juga kriteria smartphone idamanmu di tahun 2018 ini yang pingin kamu bawa ke tempat penuh kenangan itu. Gampang kan? . Cek syarat dan ketentuan lengkapnya di www.nurulnoe.com ya! (Link aktif di bio) . Sst! Ada 3 Smartphone keren menanti untuk dimenangkan lho. . #HuaweiNova3i_ID #ChooseTheBest #aplacetorememberGiveaway

A post shared by 𝑴𝒐𝒎'𝒔 𝑳𝒊𝒇𝒆 & 𝑻𝒓𝒂𝒗𝒆𝒍 𝑺𝒕𝒐𝒓𝒚 (@noetraveler) on

Follow yuk Akun Instagram Nurul Neo

 

Tulisan ini diikut sertakan dalam giveaway di blog nurulnoe.com

Tulisan ini diikut sertakan dalam giveaway di blog nurulnoe.com

 

#HuaweiNova3i_ID #ChooseTheBest #aplacetorememberGiveaway


1 Komentar

Rhoshandhayani KT · September 28, 2018 pada 2:29 pm

Duh, ngeri banget itu fotonya
nggak tega

Semoga bisa berangkat ke tanah suci lagi sambil menggenggam huawei ya

Tinggalkan Balasan

WhatsApp WhatsApp Me