Ada sebuah seni yang luhur untuk bersikap masa bodoh, dan  meskipun konsep ini terdengar konyol tetapi apa yang ada dalam tulisan ini menggarisbawahi betapa pentingnya belajar memfokuskan dan memprioritaskan pikiran secara efektif, setidaknya ada 3 seni dalam bersikap masa bodoh, yaitu :

Seni I, Masa bodoh bukan berarti menjadi acuh tak acuh (apatis), masa bodoh berarti nyaman saat menjadi berbeda

Mari kita jernihkan, sama sekali tidak ada yang dapat dikagumi dalam sikap acuh tak acuh. Orang-orang yang acuh tak acuh adalah mereka yang lemah dan ciut hatinya. Mereka tergolong couch potatoes (malas gerak) dan tukang usil di internet. Faktanya, manusia yang memiliki sikap seperti ini sering berusaha untuk bersikap masa bodoh karena dalam kenyataannya mereka telalu rewel terhadap segala sesuatu.

Orang yang tak acuh tak acuh, takut terhadap dunia pilihan mereka sendiri. Itulah alasan mereka tidak sekali pun membuat pilihan yang berarti. Mereka bersembunyi di dalam liang kelabu tanpa emosi yang mereka gali sendiri, terserap oleh diri mereka sendiri, dan mengasihani diri sendiri, terus-menerus mengalihkan perhatian mereka dari hal yang menuntut waktu dan energi mereka, yang disebut kehidupan.

Karena inilah fakta tentang kehidupan. Tidak pernah ada yang namanya masa bodoh, anda pasti memedulikan sesuatu. Sisi biologis kita selalu peduli akan sesuatu, dan karena itu kita akan selalu memedulikan sesuatu. Ada sebuah ungkapan sebagai berikut,

Kemanapun engkau pergi, disitulah dirimu. Hal yang sama juga berlaku untuk kesulitan dan kegagalan. Masa bodoh kemana pun engkau pergi, akan ada 300 kilogram kesulitan yang menanti anda.

Seni II, Untuk bisa mengatakan “bodo amat” pada kesulitan, pertama-tama anda harus peduli terhadap sesuatu yang jauh lebih penting dari kesulitan

Ada sebuah kisah tentang seniman yang mengatakan bahwa ketika seseorang tidak memiliki masalah, pikiran secara otomatis akan menemukan cara untuk menciptakan suatu masalah. Jadi menemukan sesuatu yang penting dan bermakna dalam kehidupan anda, mungkin menjadi cara yang paling produktif untuk memanfaatkan waktu dan tenaga anda. Karena jika anda tidak menemukan sesuatu yang penuh arti, perhatian anda akan tercurahkan untuk hal-hal yang tanpa makna.

Seni III, Entah anda sadari atau tidak, anda selalu memilih suatu hal untuk diperhatikan

Orang-orang tidak dilahirkan dalam keadaan tanpa kedulian. Faktanya, kita dilahirkan untuk risau terhadap banyak hal. Pernakah anda melihat seorang anak kecil yang menangis karena warna biru di topinya tidak sesuai? Sungguh, anak kecil yang bikin repot.

Saat kita belia, semua hal terasa baru dan seru, dan semuanya tampak begitu berarti. Karena itu, kita jadi peduli banyak hal. Kita peduli tentang setiap hal dan setiap orang yang mengatakan tentang kita. Ketika beranjak dewasa, didukung oleh banyak pengalaman (dan setelah menyadari bahwa banyak waktu terlewat begitu saja), kita mulai memperhatikan bahwa sebagian besar hal semacam ini hanya memiliki dampak yang kecil dalam hidup kita. Orang-orang yang komentarnya sangat kita risaukan sebelumnya, tidak lagi terhitung di dalam kehidupan kita.

 

Mark Manson
Sebuah Senin Untuk Bersikap Bodo Amat


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

WhatsApp chat WhatsApp Me