Trik jitu merupakan metode cara cepat untuk melakukan sesuatu, dalam hal ini saya ingin membahas mengenai langkah-langkah agar seseorang bisa menahan amarahnya. Trik ini diambil dari penyampaian Prof. Dr. AG. H. Muhammad Quraish Shihab, M.A. penasaran ya? Yuk lanjut bacanya!

Sebelum membahas mengenai trik jitunya, alangkah baiknya anda mengetahui sebab yang biasanya amarah ini muncul pada diri kita, diantaranya yaitu :

  1. Stres
    Gangguan atau kekacauan mental dan emosional yang disebabkan oleh faktor luar.
  2. Kurang tidur
    Seseorang yang memiliki jam tidur malam sedikit kemungkinan besar tumbuh menjadi orang yang mudah marah. Orang yang kurang tidur, akan selalu merasa capek dan lelah sehingga emosinya mudah tersulut.
  3. Kondisi medis
    Beberapa kondisi kesehatan yang terganggu seperti pilek, flu, sakit kepala atau ketidaknyaman fisik lainnya juga bisa membuat seseorang gampang marah.
  4. Masalah emosional
    Segala masalah yang terkait dengan emosional bisa memicu seseorang untuk mudah marah. Untuk mengatasi kondisi ini bisa dengan mudah belajar meditasi atau program mengontrol emosi.

Empat dari sekian banyak sebab munculnya amarah pada diri seseorang inilah yang familiar, pernahkan anda mengalami hal tersebut? Jika pernah, coba mulai sekarang untuk menahan amarah kepada orang lain. Bagaimana sih caranya? Nah ini trik jitunya!

Trik Jitu Menahan Amarah Ala Abi Quraish Shihab
  1. Berpikirlah sejenak! apakah perbuatan seseorang tersebut sudah wajar untuk menimbulkan amarah atau tidak?
  2. Yakinlah! Bahwa perbuatan seseorang tersebut, bisa anda lakukan lebih buruk dari itu.
  3. Lihatlah! Bahwa tidak jarang kesalahan yang menimbulkan amarah itu, lahir dari faktor luar manusia (bisa jadi dari setan atau orang lain)

Jika anda telah berpikir bahwa memang kesalahan dia, dan wajar saya marah. Maka JANGAN MARAH dulu, lalu apa yang harus dipikirkan?

Apakah sudah disini tempat saya untuk marah atau tidak?

Jika anda telah berpikir bahwa memang sudah disini tempatnya. Maka JANGAN MARAH dulu, lalu apa yang harus dipikirkan?

Berapa kadar/dosis amarah yang harus saya lampiaskan dalam amarah?

Kalau memang benar-benar anda harus marah, maka berusahalah jangan sampai menampakkan amarah itu di wajah anda. Kalau memang benar-benar harus menampakkan amarah itu diwajah, maka berusahalah jangan sampai lidah anda aktif, kalau memang benar-benar harus aktif lidah, maka berusahalah jangan melebihi kadar yang wajar. Kalau memang melebihi kadar yang wajar, maka berusahalah jangan sampai gerakkan tangan anda.

Ini merupakan langkah-langkah agar seseorang mengetahui bahwa tidak ada gunanya untuk marah, cukup dibicarakan dengan kekeluargaan yang baik maka bisa berubah kebencian menjadi pertemanan.

Selengkapnya tonton vidio dibawah ini 😉

 


4 Komentar

Silvi Alfiah · Juni 21, 2019 pada 11:57 pm

Kesimpulannya, “Jangan marah!”

    fakhroyy · Juni 22, 2019 pada 11:52 am

    Bener banget 😁

Rahmat Akbar · Juni 22, 2019 pada 11:37 am

Butuh katarsis bang..

    fakhroyy · Juni 22, 2019 pada 11:51 am

    Betull bangett 😁

Tinggalkan Balasan

WhatsApp chat WhatsApp Me