Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari beribu-ribu pulau yang dimana setiap daerah memiliki adat yang berbeda, bahasa yang berbeda, aturan, kebiasaan, dan lain-lain yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Oleh karena Indonesia memiliki budaya dan bahasa yang berbeda, maka pantas apabila Indonesia memiliki semboyan yang dijunjung tinggi oleh seluruh rakyat indonesia yakni “Bhineka Tunggal Ika” yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu jua, atau secara maknawi “Bhineka Tunggal Ika” bermakna bahwa walaupun Indonesia terdiri dari bahasa dan budaya bahkan kepercayaan yang berbeda-beda namun pada hakikatnya Indonesia tetap satu kesatuan, yakni Bangsa Indonesia.

Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan yang diambil oleh Mpu Tantular dari konsep teologi Hindu yang berbunyi Bhina Ika Tunggal Ika, Tan Hana Dharma Mengrawa, artinya berbeda-beda dia, tetapi tetap satu adanya tak ada ajaran yang menduakannya. Dalam hal ini, semboyan Bhineka Tunggal Ika dijadikan pedoman bagi bangsa Indonesia dalam merangkul keberagaman yang terdapat di negara kita Indonesia. Semboyan ini diharapkan akan menumbuhkan sikap toleransi antar masyarakat Indonesia, sehingga akan menjauhkan masyarakat kepada hal yang akan menjerumuskan ke dalam permusuhan antar daerah karena perbedaan bahasa, budaya, ras, kebiasaan, kepercayaan, dan lain-lain.

Mahasiswa sebagai masyarakat yang cendekiawan tentu memiliki peran yang sangat istimewa yakni sebagai agent of change, social control, dan iron stock diharapkan dapat menanamkan sikap kebhinekaan agar dapat memberikan effect positif bagi masyarakat luas di negara kepulauan ini. Jadi, kita sebagai mahasiswa harus dapat memberikan contoh toleransi yang baik kepada masyarakat luas sebagai implementasi dari semboyan yang kita junjung tinggi. Sehingga sikap berbhinneka dapat dicerminkan sebagai sikap positif yang diberikan oleh mahasiswa Indonesia.

#SilviAlfiah
#BeasiswaDataPrint2018

Kategori: Artikel

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

WhatsApp chat WhatsApp Me